--> BLOG PACITANKU | Tentang Pacitan

Tentang Pacitan, Kota Paling Selatan Di Jawa Timur


Senin, 19 September 2016

Ingin Kunjungi Goa Gong, Bus Rombongan Wisata Terperosok Jurang

Ingin Kunjungi Goa Gong, Bus Rombongan Wisata Terperosok Jurang

Wartapacitan.com | PUNUNG - Diduga tak kuat menanjak sebuah bus rombongan wisata asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, terperosok ke dasar jurang di jalur Wisata Goa Gong. Akibatnya, 9 orang penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis. 

Kecelakaan terjadi di jalur Wisata Gong, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan, Minggu sore. Bus rombongan wisata asal Kecamatan Ngadirojo terperosok ke dasar jurang sedalam sekitar 7 meter. 

Dari insiden ini bus mengalami kerusakan parah hampir di seluruh bagian. Sementara 8 orang penumpang dan sopir mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan itensif di puskesmas setempat. 

Kecelakaan tunggal ini terjadi ketika bus berpenumpang 17 orang kelompok Reog Kecamatan Ngadirajo melaju dari arah Goa Gong menuju Pacitan. Naas saat melintas di Jalan Tanjakan Song Gupuh, bus yang dikemudikan Sukir, warga Desa Wiyoro, Ngadirojo, ini tak kuat menanjak. 

Sang sopir yang tak mampu mengendalikan kemudi membuat bus bernopol AE 7116 UX justru berjalan mundur hingga terperosok ke dasar jurang. Demikian dikatakan AKP. Basuki, Kapolsek Punung.

Kini kasus kecelakaan lalu lintas ini masih dalam penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Pacitan. Sementara beberapa korban luka parah dilarikan ke rumah sakit daerah untuk mendapat perawatan intensif.(rwp001)
JLS Belum Bisa Dilewati, Jalur Tulakan Jadi Alternatif

JLS Belum Bisa Dilewati, Jalur Tulakan Jadi Alternatif

Wartapacitan.com | PACITAN - Hingga hari kelima pasca tertutupnya JLS oleh material longsor, membuat aktivitas sejumlah warga tersendat. Termasuk proses pengiriman logistik sembako baik dari Kecamatan Pacitan maupun ke Kecamatan Ngadirojo. Serta pasokan material ke PLTU Sudimoro terganggu.

Arus lalu lintas menuju ke Kecamatan Ngadirojo maupun sebaliknya terpaksa dialihkan melalui Jalan Pacitan-Tulakan. Sebab, jalur nasional tersebut tak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Meski material longsor menutup total JLS di kilometer 14, tak jarang banyak pengguna kendaraan roda dua yang nekat melintas melalui jalur setapak dengan bantuan warga setempat.

Kasatlantas Polres Pacitan AKP Jumianto Nugroho mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa pengalihan lalu lintas pasca longsor di JLS. Selain menutup jalur nasional tersebut, semua kendaraan mulai dari Pasar Arjowinangun juga mengarahkan pengguna jalan untuk melintas di Jalan Pacitan-Tulakan apabila hendak bepergian ke Kecamatan Ngadirojo dan Sudimoro. 

Meskipun bukan jalur perekonomian utama, Nugroho mengungkapkan, tertutupnya JLS oleh material longsor tersebut membuat akses pariwisata ke beberapa objek wisata seperti ke Pantai Soge di Kecamatan Ngadirojo dan Pantai Pidakan di Kecamatan Tulakan terputus. Apalagi jalur alternatif berupa jalan desa tepatnya masuk Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung juga tertutup material longsor. (rwp001)
Ini Dampak Bencana Di Kecamatan Kebonagung

Ini Dampak Bencana Di Kecamatan Kebonagung

Wartapacitan.com | KEBONAGUNG - Tanah longsor menghajar sejumlah rumah warga di Kecamatan Kebonagung. Tercatat ada sebanyak lima rumah warga kena hantam material longsor. Antara lain, rumah Khaderin di Dusun Klepu, Desa Sidomulyo. Serta tempat tinggal Agung Sukamto, Miselan, Suharto, dan Edi di Dusun Krajan, Desa Gawang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Pujono mengatakan, rumah warga yang terkena bencana longsor terparah adalah keluarga Khaderin. Material longsor mengakibatkan tempat tinggal korban ambruk dan nyaris rata dengan tanah. Kondisi itu juga membuat korban untuk sementara waktu mesti mengungsi ke tetangga terdekat. 

Sementara terkait besaran kerugian akibat bencana tanah longsor tersebut, Pujono menuturkan, pihaknya baru bisa mengestimasi yang ada di rumah Khaderin. Tercatat kerugian yang ditanggung oleh korban mencapai sekitar Rp 50 juta. Sedangkan, empat rumah warga lainnya di Dusun Krajan, Desa Gawang masih dalam proses inventarisir. 

Terpisah, Kepala Desa Gawang Sogiyanto selain menimbun rumah warga di Dusun Krajan, material longsor juga menutup akses jalan desa yang juga merupakan jalur alternatif penghubung antara Desa Mantren, Sidomulyo dan Gembuk. Serta, Desa Gawang, Gembuk, Sanggrahan, dan Ketro. 

"Karena jalan desa sebagai jalur alternatif itu tertutup material longsor, jadi untuk sementara waktu warga harus berputar melewati Kecamatan Tulakan," terangnya.

Diungkapkannya, karena akses jalan desa tersebut tertutup material longsor otomatis aktivitas warga Desa Gawang, Mantren, dan Gembuk terganggu. Mereka yang bekerja di Kecamatan Pacitan misalnya, harus memutar sejauh delapan kilometer melalui jalur desa lainnya yang tembus Lapangan Kecamatan Kebonagung. 
Bupati Indartato meninjau lokasi longsor di Kecamatan Kebonagung. Foto : Doc Humas
Lebih lanjut, Sogiyanto menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan untuk menangani longsor yang menutup akses jalan Desa Gawang menggunakan alat berat. Selain itu, dia juga telah meminta adanya langkah cepat dari PLN untuk proses perbaikan tiang listrik di Desa Gawang yang ambruk karena longsor. Sebab, sejak kejadian longsor tersebut pasokan listrik di hampir seluruh wilayah Kecamatan Kebonagung terganggu. 

Terpisah, pasca terjadinya rentetan bencana banjir dan longsor, Bupati Pacitan Indartato langsung meninjau lokasi kejadian. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Pacitan tersebut menginstruksikan kepada para kepala satuan kerja (satker) terkait untuk segera menangani permasalahan yang terjadi di lapangan. (her/yup/rwp001)
Diduga Masalah Ekonomi, Seorang Wanita Gantung Diri

Diduga Masalah Ekonomi, Seorang Wanita Gantung Diri

Wartapacitan.com | ARJOSARI  - Warga Dusun Ngasem RT 02/RW 13, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, di gegerkan seorang warga berjenis kelamin perempuan tewas gantung diri, Minggu (18/9/2016). Diduga korban nekat gantung diri karena masalah ekonomi.

Korban tewas bernama Misti (64). Jasad Misti di ketahui sekira pukul 10.00 wib. Korban pertama kali diketahui sudah meninggal dunia oleh tetangganya yang bernama Alan Yuliono dan Udin.

Saat itu, sekitar pukul 08.00 wib, Dendi, cucu korban, melihat neneknya meninggalkan rumah dengan membawa sabit. Kemudian, Sekitar pukul 08.30 wib, Suhartini, tetangga korban melihat nenek Misti berada di sawah sedang memeriksa tanaman sayuran.

Kemudian, sekitar pukul 10.00 wib, Alan Yuliono yang sedang mencari rumput di tegalan belakang rumah korban, yang berjarak kurang lebih 200 m, melihat sesuatu berwarna putih menggantung di pohon jati. Karena takut, dia mengajak Udin untuk melihat dari dekat. Setelah diperiksa, ternyata korban, Misti, yang tergantung di pohon jati tersebut.

Tak lama, saksi melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Arjosari. Hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Kedungbendo, menyatakan bahwa ciri-ciri orang gantung diri sesuai dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (rwp001)

Minggu, 18 September 2016

Pinus Kita, Alternatif Wisata Di Gemaharjo

Pinus Kita, Alternatif Wisata Di Gemaharjo

Wartapacitan.com | WISATA - Destinasi wisata di Kabupaten Pacitan semakin komplit. Tidak hanya pantai, gunung ataupun goa. 

Kini, di Desa gemaharjo, Kecamatan Tegalombo ada tempat wisata yang asik untuk dilewatkan begitu saja.

Ya...Pinus Kita. Menikmati semilir angin dan kicauan burung di Pinus Kita seakan beban berat hilang sudang. 

Ditambah suasana yang sepi, para traveller bisa merasakan kedekatan dengan alam secara langsung.

Pinus Kita tepatnya terletak di Dusun Kali Gondang, Desa gemaharjo, Kecamatan Tegalombo. 

Akses jalan menuju Pinus Kita sangat mudah. Baik dari arah Pacitan-Ponorogo ataupun sebaliknya.

Menurut beberapa traveller yang sudah ke Pinus Kita, keindahan alamnya tak kalah jauh dengan destinasi serupa di Jogjakarta.
Destinasi wisata Pinus Kita di Desa Gemaharjo. Foto : @PinusKita
Yang perlu diingat, traveller harus bersahabat dengan alam. Harus menjaga kebersihan di tempat wisata yang dikunjungi. Selamat berkunjung ke Pinus Kita...
Pada hari-hari tertentu sangat ramai dikunjungi wisatawan. Foto : @PinusKita
Tidur Siang yang Panjang Bisa Jadi Tanda Bahaya Diabetes Tipe-2

Tidur Siang yang Panjang Bisa Jadi Tanda Bahaya Diabetes Tipe-2

Wartapacitan.com | KESEHATAN - Tidur siang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun bila dilakukan terlalu lama aktivitas ini bisa juga jadi pertanda lain. Seperti ditemukan oleh studi peneliti Jepang bahwa bila seseorang sering tidur siang lebih dari satu jam maka dirinya disarankan wajib waspada diabetes tipe-2.

Hubungan antara tidur siang dengan diabetes diketahui setelah peneliti melihat data lebih dari 300 ribu orang. Salah satu gejala orang dengan diabetes memang diketahui seringnya merasa lelah dan mengantuk. 

Dipresentasikan dalam European Association for the Study of Diabetes, menurut peneliti tidur siang lebih dari 60 menit diasosiasikan dengan peningkatan risiko diabetes hingga 45 persen. Namun demikian tidak ada asosiasi peningkatan risiko bila seseorang tidur siang kurang dari 40 menit.

Peneliti mengatakan ada dua kemungkinan mengapa hal ini terjadi. Pertama mungkin orang yang tidur siang lebih lama karena malamnya kurang tidur dan pola tidur yang berantakan tersebut jadi pemicu timbulnya diabetes tipe-2. Kemungkinan kedua adalah orang tersebut memang sudah memiliki diabetes tipe-2 dan karena gejalanya mudah lelah dan mengantuk mendorong tidur siang lebih lama.

"Bisa juga karena faktor risiko yang menyebabkan diabetes itu sendiri mendorong orang tidur siang. Hal ini mencakup seperti kadar gula tinggi yang berarti tidur siang (lama -red) dapat menjadi tanda peringatan awal diabetes," kata ahli metabolik dari University of Glasgow, Profesor Naveed Sattar, seperti dikutip dari BBC.

Meski demikian peneliti mengatakan studi masih perlu dikembangkan lebih jauh. Perlu dilakukan eksperimen untuk membuktikan bahwa memang tidur lebih dari 1 jam punya dampak nyata tak hanya sekadar observasi saja. (rwp001)

Sumber : detikhealth

Sabtu, 17 September 2016

Puluhan Kendaraan Angkutan Kena Razia

Puluhan Kendaraan Angkutan Kena Razia

Wartapacitan.com | PACITAN - Pelanggaran izin trayek dan kelaikan kendaraan tampaknya masih menjadi masalah pelik transportasi di Pacitan. Buktinya, sebanyak 83 kendaraan terjaring razia tim gabungan dari Dishub LLAJ Jatim serta Satlantas Polres Pacitan dalam dua hari terakhir ini. Masing-masing 45 kendaraan saat operasi di Terminal Punung dan 43 kendaraan di Terminal Pacitan.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Jalan UPT LLAJ Madiun Rahmad Sugriwo, seperti dilansir radarmadiun.co.id mengatakan, kebanyakan angkutan penumpang yang kena tilang tersebut karena memiliki izin trayek. Selain itu, ada pula kendaraan angkutan barang yang melebihi dimensi atau melanggaran ketentuan batas muatan. 

Diakui Rahmad, razia tersebut bertujuan untuk menegakkan aturan sesuai regulasi yang ada. Aturan yang berlaku itu antara lain UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 208 yaitu dalam rangka membangun dan mewujudkan budaya keselamatan jalan. Selain itu ada juga Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan Pasal 70. Contohnya, untuk angkutan barang yang melebihi jumlah berat tonase yang diizinkan (JBI) akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. 

Apabila ada pemilik angkutan umum yang beberapa kali melanggar ketentuan hingga menyebabkan kecelakaan di jalan, otomatis izin trayek mereka akan langsung dicabut. Menurut dia, tindakan itu terpaksa dilakukan demi keselamatan penumpang dan sopir. 

Melihat hasil razia, Rahmad menduga masih banyak angkutan penumpang atau barang di Pacitan yang berpotensi melanggar kelengkapan administrasi. Karena itu tidak menutup kemungkinan kendaraan umum yang bakal kena tilang akan bertambah. Bahkan pihaknya akan menggelar razia serupa secara rutin setiap bulan. Sedangkan targetnya, semua angkutan umum yang bermasalah dengan izinnya seperti KIR dan kelengkapan surat kendaraan lainnya. (her/yup/rwp001)
Pengamat Unair Sindir Luhut lebih Berkuasa dari Jokowi

Pengamat Unair Sindir Luhut lebih Berkuasa dari Jokowi

Wartapacitan.com | SURABAYA – Pengamat politik Airlangga Pribadi menyindir manuver politik Luhut Binsar Panjaitan (LBP) yang terkesan lebih berkuasa atau determinan ketimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pak Luhut yang saya hormati terima kasih, inisiatif anda telah membuka kesadaran kami bahwa presiden yang kami pilih telah kalah dalam waktu yang lebih cepat dari yang kami perkirakan untuk membela kepentingan republik namun tegak berdiri di bawah bendera penjarahan bisnis-politik atas bumi air dan kekayaan alam kami," tulis Airlangga Pribadi dalam statusnya di facebook yang mendapat banyak respon dari para facebookers. Status ini tercatat 141 dibagikan oleh facebookers lainnya.

Menurut Airlangga Pribadi yang dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dari langkah Luhut itu dirinya merasa juga wajib berterima kasih kepada Gubernur DKI Ahok, karena sikap yang ia jalankan untuk membuldozer kepentingan dan hajat hidup kaum nelayan dan hak-hak hidup kaum miskin mengingatkan bahwa dia adalah manusia dan politisi biasa bukan manusia super (seperti yang didengung-dengungkankan para pembelanya sekarang untuk mentoleransi malpraktik kekuasaan).

"Manusia politisi biasa yang mengingatkan kita bukan saja pada politisi sipil tapi pejabat berseragam jenderal zaman Orde Baru yang menjadikan rakyat bukan sebagai tujuan pembangunan, tapi justru alat bahkan tumbal pembangunan," tegas Airlangga Pribadi yang baru saja mendapat gelar PhD dari Murdoch University Australia.

"Terima kasih Pak Luhut bahwa langkah anda menyadarkan kami semua bahwa bukan Nawa Cita dan Trisakti yang menjadi melodi yang indah tahun 2014 yang saat ini menjadi partitur orkestra yang dimainkan oleh pemerintah sekarang. Namun seperti zaman yang sudah2 modal, modal, modal dan kerja, kerja, kerja untuk menjadikan rakyat sebagai kuli yang tengah dimainkan oleh komposer Presiden Jokowi," tulisnya seperti dikutip dari bangsaonline.com.

Airlangga mengakhiri statusnya dengan pertanyaan menggelitik. "Satu lagi Pak Luhut saya mau tanya apakah sebenarnya kepanjangan NKRI. Saya dengar khabarnya sudah diganti menjadi Negara Komoditas Republik Indonesia. Atau memang selama ini makna Kesatuan yang selalu dijunjung itu maksudnya adalah Komoditas?

Eh maaf Pak Jenderal sebenarnya komposernya siapa sih Pak Jokowi atau anda? Maaf pak cuman nanya. Namun sekali lagi Terima kasih Pak Luhut, Terima kasih banyak!," katanya. (ma/rwp001)
4 Hal Penting Soal Tidur Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

4 Hal Penting Soal Tidur Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

Wartapacitan.com | DUNIA WANITA - Tidur adalah suatu kebutuhan, tak terkecuali untuk anak. Namun terkadang pemenuhan tidur masih sering diabaikan. Padahal jika kurang tidur ada dampak yang harus 'dibayar'.

Berikut ini empat hal penting soal tidur anak yang perlu diketahui orang tua, seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Tidur Lebih Awal Pangkas Risiko Obesitas 

Dalam Journal of Pediatrics, Dr Sarah Anderson dari Ohio State University menuturkan anak-anak usia prasekolah yang tidur lebih awal memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami obesitas di usia remaja. Kesimpulan ini diambil berdasarkan pengamatan terhadap 977 anak yang lahir di tahun 1991 

Dalam pengamatannya, tim menemukan bahwa kelompok anak yang tidur sebelum pukul 8 malam paling minim risiko untuk kegemukan saat remaja. Risiko ini meningkat pada kelompok anak yang tidur antara pukul 8-9 malam, serta paling tinggi pada mereka yang tidur di atas pukul 9 malam. 

Penting diingat bahwa tidur merupakan aktivitas yang sangat penting bagi anak-anak untuk proses pertumbuhan dan perkembangan fungsi organ tubuhnya. Karena itu pemenuhan waktu tidurnya perlu benar-benar diperhatikan.

2. Waktu Tidur Anak yang Dianjurkan

American Academy of Sleep Medicine meluncurkan panduan baru tentang jam tidur bagi anak-anak dan remaja berdasarkan penelitian yang dilakukan, seperti berikut: 

- Bayi usia 4-12 bulan: 12-16 jam (termasuk tidur siang)
- Anak usia 1-2 tahun : 11-14 jam (termasuk tidur siang)
- Anak usia 3-5 tahun : 10-13 jam (termasuk tidur siang)
- Anak usia 6-12 tahun : 9-12 jam
- Remaja usia 13-18 tahun: 8-10 jam

3. Kurang Tidur Bisa Hambat Prestasi 

Dr Stuart F Chan dari Brigham and Women's Hospital, Boston menuturkan anak-anak yang kurang tidur akan sulit berprestasi di sekolah karena tidak mampu menerima dan mengingat pelajaran dengan baik. Selain itu, anak yang kurang tidur berisiko besar mengalami gangguan tidur nantinya. Hal ini berefek pada perilaku dan mood yang lebih agresif, salah diagnosis ADHD dan pada kasus yang berat, serta bisa menyebabkan penyakit jantung.

4. Pola Tidur Bisa Dibentuk Sejak Bayi 

Jam tidur bayi akan terus berkurang seiring pertambahan usianya. Mulai dari 20 jam saat baru lahir hingga tinggal 14 jam di usia dua bulanan, dan begitu seterusnya. 

Menurut dr Hari Martono, SpA dari RS Pondok Indah, bayi jarang atau hampir tak mungkin mengalami gangguan tidur sebab jam biologisnya yang belum matang betul. Di usia 4-6 bulan, umumnya tidur malam bayi sudah mulai lebih teratur, meskipun wajar jika mereka beberapa kali terbangun.

Namun ketika dianggap sudah siap, bayi bisa dibentuk pola tidurnya dengan dikenalkan konsep pagi dan malam. Caranya saat jamnya tidur, bayi dibiasakan tidur dalam ruangan yang cahayanya digelapkan atau remang-remang. Kebalikannya, begitu hari sudah siang, biarkan cahaya matahari memasuki rumah dan kamar tidur.

Pembentukan pola tidur ini bukan proses instan. Butuh waktu dan ketelatenan agar hasilnya terlihat.(vit/vit/rwp001)

Sumber : detikhealth

Jumat, 16 September 2016

Pacitan Kembali Diterjang Banjir Dan Tanah Longsor

Pacitan Kembali Diterjang Banjir Dan Tanah Longsor

Wartapacitan.com | PACITAN - Hujan deras mengguyur Kabupaten Pacitan sepanjang Kamis siang hingga malam (15/9/2016) mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir dan tanah longsor. 

Informasi dari Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Ratna Budiono, mengatakan bahwa banjir di sekitar klep dam menyebabkan sumber air sungai masuk setinggi lutut orang dewasa. Bahkan, air masuk ke dalam rumah warga.

Rumah warga yang tergenang banjir tersebut adalah Isya, Amat, Salim dan Ponatin. Ratna juga menyebut terjadi kerusakan akibat banjir, dimana satu tiang listrik dekat lokasi dam hanyut. 

Sementara, akses Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di tepatnya di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung mengalami longsor. Akibatnya, akses jalan Pacitan-Ngadirojo lumpuh total. Sampai berita ini diturunkan, untuk roda 4 masih belum bisa melintas.

"Di himbau untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat dan intensitas hujan yang tinggi di sertai kilat atau petir dan angin kencang," seperti disadur dari Pusat Data Informasi (Pusdatin) BPBD Pacitan.
Longsor menutup akses JLS di Kecamatan Kebonagung. Foto : FB Denmas Fataqul Huda‎
Akibat terjadi tanah longsor, bahkan tiang listrik sepanjang mulai kresek gawang ke timur banyak yang roboh, jembatan gawang ada longsoran mnutup jalan. Dengan kondisi tersebut bagi yang mau ke Ngadirojo dan sebaiknya lewat utara (jalur Tulakan).

Masih di Kecamatan Kebonagung, dilaporkan di wilayah Cindal (perbatasan Desa Purwoasri dan Karangnongko,red) juga tertutup material longsor dan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Di wilayah tersebut juga terjadi beberapa titik longsoran yang menimpa rumah. (rwp001)
Dua Ribu Lebih Penduduk Pacitan Belum Memiliki KTP

Dua Ribu Lebih Penduduk Pacitan Belum Memiliki KTP

Wartapacitan.com | PACITAN - Sedikitnya 42.755 penduduk Pacitan belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Jumlah tersebut merupakan sisa dari jumlah total wajib KTP sebanyak 457.196 ribu jiwa atau berkisar 9 persen. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pacitan Muhamad Fathoni menjelaskan, mereka yang belum memiliki administrasi kependukan kebanyakan usia pemula. Mereka beralasan masih menempuh pendidikan diluar kota sedangkan sisanya beragam alasan termasuk mereka yang masih merantau.

"Kita akan beri kesempatan  kepada masyarakat untuk segera mengurus administrasi kependudukan hingga 30 September," ungkapnya.

Meski kesempatan melakukan perekaman KTP masal dibatasi hingga 30 September bukan berarti yang belum mengurus tidak terlayani. Namun menurut Fathoni, masyarakat dapat memanfaatkan momen perekaman masal ini karena banyak kemudahan. Bagi yang tidak bisa datang langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dapat menunggu mobil unit pelayanan keliling yang dilaksanakan bergiliran.

"Setiap hari kita operasikan dua unit mobil pelayanan. Untuk informasi lokasinya melalui kepala desa masing masing," katanya. 

Lebih lanjut M Fathoni menyatakan, untuk memiliki bukti kependudukan seperti KTP atau KK sangat penting. KTP misalnya, data yang terkam didalamya dipergunakan untuk mengurus keperluan lain semisal data Bank, BPJS dan lain sebagainya. Seandainya mereka tidak terdata dalam data kependudukan maka yang rugi masyarakat itu sendiri. 

"Data kependudukan minmal ada 4 yakni, akte kelahiran, kartu keluarga, KTP serta akte kematian bagi yang sudah meninggal," kata Fathoni, seperti dikutip dari laman pacitankab.go.id.(Riz)

Remaja Juga Bisa Terkena Kanker Payudara

Remaja Juga Bisa Terkena Kanker Payudara

Wartapacitan.com | KESEHATAN - Kanker payudara masih menjadi momok bagi kaum perempuan. Berdasarkan data yang masuk ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, ada 69 perempuan yang menderita kanker ganas tersebut tahun lalu. Bahkan delapan penderita penyakit telah meninggal dunia.

Bidang Bedah Umum RSUD dr Darsono, dr. Cahyo Nuralam Sp.B menyatakan, bahwa penyakit kanker payudara merupakan panyakit pembunuh nomor satu di dunia. Namun, masyarakat khususnya kaum perempuan tak perlu takut bahkan malu untuk memeriksakan diri sejak dini. Kalau stadiumnya sudah lanjut, peluang sembuhnya sulit. Oleh sebab itu, perlu adanya deteksi dini.

Dikatakannya, tanda awal dari kanker payudara ini adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu. 

"Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu harus secara rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri," kata Cahyo seperti dikutip dari laman radarmadiun.co.id.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pacitan, Bambang Widjanarko menambahkan, dalam beberapa kasus, ada penurunan tren penderita penyakit kanker payudara. Dulu, penderita penyakit kanker payudara kebanyakan berusia di atas 50 tahun. Tetapi sekarang perempuan dengan usia lebih muda juga rentan. Sekarang usia 18-35 tahun bisa terkena penyakit kanker payudara.

Bambang mengungkapkan, faktor penyebab perubahan mayoritas penderita penyakit kanker payudara tersebut karena pengaruh pola hidup. Para remaja, sering salah dalam menerapkan pola diet, mengonsumsi minuman beralkohol serta makanan yang mengandung lemak dan mengandung radikal bebas. 

Sementara itu, Divisi Onkologi RSUD Dr Soetomo dr. M Budi Harjanto SpOG menambahkan, selain kanker payudara, kanker leher rahim atau kanker serviks juga menjadi penyakit yang menakutkan bagi kaum perempuan. Berdasarkan data dinkes setempat, total pada tahun 2015 sebanyak 22 perempuan menderita kanker serviks. 

Budi menyebutkan ada beberapa penyebab terjadinya kanker serviks. Di antaranya, hubungan seksual, menikah muda di bawah 18 tahun serta kurangnya menjaga kebersihan. Karena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk dapat memeriksakan diri, agar gejala penyakit kanker tersebut dapat diketahui sejak dini. 

Namun, biaya pengobatan yang cukup besar menjadi permasalahan untuk pemerintah dan masyarakat untuk pengobatan kanker. Menurut data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2015 penderita kanker yang mendapat pengobatan sebanyak 937.000 kasus dan telah menelan biaya sebesar Rp 1,638 triliun. (her/yup/rwp001)
Jangan Posting Foto Boarding Pass di Medsos, Pokoknya Jangan!

Jangan Posting Foto Boarding Pass di Medsos, Pokoknya Jangan!

Wartapacitan.com | HOBI - Pernah ramai imbauan jangan posting foto boarding pass pesawat di medsos, untuk keamanan data pribadi. Penelitian terbaru menunjukan ada lagi potensi ancaman yang lebih besar.

Sebelumnya orang sering memposting foto boarding pass apa adanya, entah pamer atau tidak tahu risikonya. Kemudian ramai di medsos imbauan untuk menutup informasi pribadi seperti nama dan jadwal penerbangan.

Ramai di medsos tempo hari itu memberikan kesimpulan untuk traveler jangan memposting boarding pass di medsos. Kalau pun diposting, tutupi bagian informasi pribadi.

Nah, pakar traveling penerbangan dari iflyflat.com.au, Steve Hui, mengungkapkan penelitian terbaru dia kepada media News.com Australia. Seperti dilansir detikTravel, kebiasaan memposting foto boarding pass di medsos tetap menyimpan risiko meskipun nama penumpang dan informasi penerbangan sudah ditutup pakai jari atau di-blur.

Bagaimana bisa? Ternyata, semua tulisan dalam boarding pass termasuk kode angka dan huruf yang kita kira random, bisa dilacak secara virtual. Banyak traveler tidak sadar, kode booking tiket muncul di boarding pass.

Jika kode booking itu disalin dan dimasukan ke situs maskapai, terbukalah semua identitas si penumpang. Hal itu mencakup identitas, rencana perjalanan dan 4 digit kartu kredit yang pernah digunakan!

Penelitian Steve Hui melacak lebih jauh lagi. Dia meminta traveler hati-hati dengan barcode di boarding pass yang muncul dalam postingan foto medsos. Kalau berpikir barcode itu cuma bisa dibaca alat scanner petugas di bandara, Anda salah besar!

Pelaku cyber crime memiliki free online barcode reader. Tinggal mencomot gambar boarding pass Anda dari foto medsos, masukan ke alat baca barcode yang tersedia online dan gratisan. Maka akan muncul semua data confidensial si penumpang, mulai dari nama penumpang, nomor penerbangan, rute, kode booking, sampai nomer frequent flyer.

Apa kesimpulan dari penelitian Steve Hui? Dia mengatakan kalau mau pamer foto sedang traveling naik pesawat, mending pamer foto di lounge bandara atau foto narsis di kabin pesawat.

Jangan pernah memposting foto boarding pass di medsos dengan cara apapun dan gaya apapun. Pokoknya jangan! (fay/fay/rwp001)

Kamis, 15 September 2016

Akhir Tahun Dipastikan Jalan ke Klayar Lancar

Akhir Tahun Dipastikan Jalan ke Klayar Lancar

Wartapacitan.com | DONOROJO - Masalah kemacetan di ruas jalan menuju ke objek wisata Pantai Klayar saat musim liburan mulai terurai. Karena sejumlah jalur alternatif bakal dioptimalkan pada penghujung tahun nanti. Seperti halnya pada jalur alternatif penghubung antara Dusun Krajan, Desa Sendang dengan Dusun Krajan Wetan, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo. Jalur yang berada tak jauh dari lokasi Pasar Kalak tersebut mulai digarap Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan dalam sebulan terakhir ini.

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan Suparlan mengatakan, proses perbaikan jalan alternatif tersebut ditargetkan rampung pada November mendatang. Sehingga, ketika musim libur natal dan tahun baru sudah siap digunakan sebagai jalur alternatif apabila jalur utama terjadi kemacetan. 

Suparlan menuturkan, seperti dilansir dari radarmadiun.co.id, pembangunan jalan alternatif tersebut menyedot anggaran sebesar Rp 2,5 miliar. Proses pengerjaan mulai dari perbaikan jalan sepanjang 575 meter meliputi pengaspalan secara hotmix serta pelebaran sekitar enam meter. 

Setelah proses itu rampung, lanjut dia, baru tahap pengaspalan bisa dikerjakan. Namun, dia mengakui anggaran yang telah digelontorkan tersebut belum mencakup proses pembangunan saluran air dan penahan tebing. Terkait tahapan tersebut dimungkinkan bakal dikerjakan tahun depan. 

Suparlan mengatakan pemanfaatan jalur alternatif itu akan benar-benar dioptimalkan. Sebab tingkat kemacetan saat ini sudah menggangu wisatawan. Penggunaan jalur alternatif itu, para wisatawan bisa keluar masuk ke objek wisata Pantai Klayar dengan nyaman. Selain itu, keberadaan jalur alternatif tersebut nantinya juga bisa menghemat waktu perjalanan para wisatawan. Minimal dua kilometer dibandingkan melintasi jalur utama. 

Sebagaimana diketahui, seiring makin berkembangnya potensi pariwisata Pacitan membuat pemkab seolah rela jor-joran untuk memperbaiki akses jalan wisata. Bahkan, tahun ini pemkab sudi menggelontorkan dana jumbo mencapai sekitar Rp 24,5 miliar. Atau sekitar 25 persen dari kekuatan alokasi anggaran perbaikan jalan tahun ini sebesar Rp 97 miliar.

Di antaranya, peningkatan kapasitas jalan Punung-Kalak sekitar Rp 8 miliar, Sendang-Pantai Klayar sebesar Rp 7 miliar, Dersono-Kalak Rp 5 miliar, Sukodono-Kalak Rp 2,5 miliar, dan Jalan Dadapan-Watukarung-Dersono sebesar Rp 2 miliar. (her/yup/rwp001)
Inilah Aturan Baru dari BPJS Kesehatan

Inilah Aturan Baru dari BPJS Kesehatan

Wartapacitan.com | JAKARTA - BPJS Kesehatan mengeluarkan aturan baru mengenai sanksi bagi peserta layanan yang telat membayar. Peserta yang telat membayar selama satu bulan bakal dinon-aktifkan sementara. 

Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi mengatakan, kebijakan tersebut berdasasrkan peraturan presiden (Perpres) nomot 19 2016. Peraturan tersebut berlaku 1 Juli lalu yang akhirnya disampaikan kemarin (14/9). Salah satu perubahan dalam regulasi tersebut merupakan ketentuan sanksi bagi peserta yang terlambat mengiur.

"Dalam regulasi baru, peserta BPJS Kesehatan yang terlambat membayar iuran dalam satu bulan tidak akan dikenakan denda keterlambatan. Tetapi, kepesertaannya langsung dinon-aktifkan," ungkapnya.

Dia mengatakan, regulasi tersebut digunakan untuk meningkatkan kedisplinan peserta. Karena itu, aturan ini berlaku baik bagi peserta penerima upah (PPU) maupun peserta bukan penerima upah (PBPU). 

Dengan begitu, mereka tak akan bisa menggunakan fasilitas kesehatan dari BPJS jika tak taat dalam melunasi iuran setiap bulannya. 

"Ini kan mengubah ketentuan lama yakni pengenaan denda sebanyak dua persen dari total tunggakan. Dan, masa toleransinya menjadi tiga bulan menjadi hanya satu bulan," ungkapnya.

Kepesertaan masyarakat, lanjut dia, baru bisa aktif kembali apabila peserta penjaminan membayarkan iuran dengan jumlah yang tertunggak. 

Dan, pelayanan isa dilakukan jika status aktif yang dijamin BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Dia menambahkan, denda baru akan dikenakan jika peserta mengaktifkan kembali kepesertaanya untuk mendapatkan fasilitas pelayanan rawat inap. 

Mereka akan dikenakan denda 2,5 persen dari total diagnosis biaya kesehatan dikalikan jumlah bulan tertunggak. "Tunggakan itu kami batasi maksimal 12 bulan saja," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, kebijakan baru ini langkah yang tak tepat bagi BPJS Kesehatan. 

Pasalnya, hal tersebut tak serta merta membuat peserta disiplin untuk membayar. 

Dengan karakter masyarakat yang jarang menggunakan fasilitas kesehatan, hal tersebut jelas membuat mereka tak punya urgensi untuk membayar iuran.

"Kalau saya cermati, peraturan ini diubah karena permintaan MUI soal riba. Namun, belum tentu hal ini meningkatkan ketaatan peserta,"ungkapnya.

Dia mengatakan, ketentuan tersebut justru memberatkan peserta. Pasalnya, denda jika mereka rawat inap justru lebih besar. 

Misalnya, seorang pasien sudah telat membayar dua bulan dan didiagnosa perlu rawat inap senilai Rp 6 juta. Maka orang tersebut harus membayar Rp 300 ribu.

"Dan, peserta harus membayar dulu baru bisa memperoleh pelayanan. Bayangkan, jika dia harus dioperasi tapi terhalang administrasi," tegasnya. Karena itu, dia berharap pemerintah menggunakan kembali kebijakan denda yang lama. (bil/jpnn/pul/rwp001)
Razia Balap Liar, Polisi Amankan Puluhan Motor

Razia Balap Liar, Polisi Amankan Puluhan Motor

Wartapacitan.com | PONOROGO - Puluhan kendaraan roda dua yang diduga hendak balap liar berhasil diamankan jajaran Polres Ponorogo. Razia kendaraan ini buntut dari banyaknya keluhan warga dan pengguna jalan yang resah dengan balap liar di malam hari.

Sedikitnya 22 sepeda motor tidak standart yang diduga hendak digunakan untuk balap liar berhasil diamankan polisi di kawasan jalan Insinyur Juanda, Ponorogo.   

Ipda Agus Saiful, Kanit Patroli Polres Ponorogo, seperti dilansir pojokpitu.com, menjelaskan, selain tidak dilengkapi surat surat kendaraan, motor yang disita ini juga banyak dimodifikasi, karena akan digunakan untuk balapan. 

Apalagi hampir seluruh motor yang disita polisi juga menggunakan knalpot brong.   

Selama ini balapan liar sering meresahkan warga. Suaranya memekkan telinga dan juga kerap nyaris menabrak pengguna jalan lainnya.  

Setelah diberi surat tilang, 22 motor yang diduga hendak digunakan untuk balap liar, diamankan di Mapolres Ponorogo. (mud/rwp001) 
7 Jus Ajaib untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

7 Jus Ajaib untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Wartapacitan.com | KESEHATAN -  Orang yang menderita tekanan darah tinggi harus minum obat secara teratur untuk mengendalikan Blood Pressure (BP) mereka. Kadang-kadang, setelah mencoba banyak obat tetap saja sulit terkendali.

Jawabannya terletak dari gaya hidup sehat Anda. Mungkin Anda perlu minuman sehat yang dapat membuat tekanan darah tinggi turun.

Berikut ini beberapa minuman yang sudah diracik menjadi jus yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi berisiko stroke dan jantung, dilansir laman Boldsky, Rabu (14/9/2016).

1. Jus wortel

Ambil tiga wortel, satu buah bit, lima iris mentimun, seledri, satu buah pir, dan sepotong jahe. Minum jus ini setiap hari selama seminggu untuk mengetahui perbedaannya.

2. Jus bit

Untuk mengendalikan BP Anda, mulailah dengan minum setengah jus bit setiap hari.

3. Jus jeruk

Ambil jeruk, campurkan dengan seledri, kemudian hancurkan. Minum secara teratur. Anda juga dapat mencoba minum hanya jus seledri.

4. Jus mentimun

Campurkan empat mentimun dengan tiga buah tomat, satu bawang, peterseli, dan tambahkan beberapa lemon, kemudian jus. Bisa juga ditambah lemon.

5. Jus apel

Ambil beberapa apel, segenggam kale, sepotong jahe, satu mentimun, serta beberapa seledri, jus semuanya bersama-sama. Tambahkan jus lemon, dan minumlah.

6. Jus ketumbar

Ambil ketumbar bersama dua mentimun, satu apel serta cabai tanpa biji.

7. Jus tomat

Ambil tujuh buah tomat, jus bersama mentimun, ketumbar, dan seledri. Minum sehari sekali.

Sebelum minum salah satu jus pilihan Anda, cobalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Strategi Sehat untuk Orangtua Kendalikan Gairah Seks Anak Remaja

Strategi Sehat untuk Orangtua Kendalikan Gairah Seks Anak Remaja

Wartapacitan.com | DUNIA WANITA - Dr Boyke menilai wajar apabila remaja memiliki gairah seks yang tinggi. Masturbasi sebanyak dua kali dan mencuri-curi menonton film porno lumrah dilakukan remaja putra dan putri karena hormon-hormon berfungsi secara optimal.

"Remaja pria mimpi basah, remaja wanita mengalami menstruasi, otomatis hormon-hormon berfungsi secara optimal. Pria dengan hormon testosteronnya tumbuh jakun dan tertarik lawan jenis. Wanita dengan estrogennya mulai tumbuh payudara, bokong, dan menstruasi setiap bulan," kata Boyke dikutip dari Vidio.com.

Untuk mengontrol gairah seks pada remaja, para orangtua tidak harus berupaya menekannya. Mereka bisa upayakan cara lain yaitu, mengalihkan dengan melibatkan mereka dalam berbagai macam kegiatan yang positif. Kegiatan keagamaan, pengajian, kegiatan olahraga, atau kegiatan mencari dana untuk orang-orang miskin.

"Kemudian orangtua memberikan pendidikan seks karena remaja begitu rentan terhadap godaan untuk berhubungan seksual. Beritahu juga tentang bahaya-bahaya berhubungan seksual. Kegiatan seperti itu diperlukan sehingga gairah seks remaja bisa terkontrol," ujar Boyke.

Dr Boyke menambahkan, agar para orangtua tidak memberikan makanan-makanan yang dapar meningkatkan  gairah seks pada remaja. Contohnya telur dan daging kambing.

"Banyak makan telur tidak hanya menyebabkan tumbuhnya jerawat, gairah seks juga akan meningkat," kata Boyke mengingatkan. (rwp001)

Sumber : Liputan6.com

Mengintip 6 Hobi Orang Super Sukses di Dunia

Mengintip 6 Hobi Orang Super Sukses di Dunia

Wartapacitan.com | HOBI - Orang sukses biasanya memanfaatkan setiap waktu dalam hidup mereka dengan efisien. Bagi mereka, hidup bukan sekedar makan, kerja dan tidur.

Setiap orang butuh menyegarkan otak dan tubuh mereka, dengan melakukan berbagai hobi di waktu luang ternyata dapat membantu Anda lebih sukses.

Hobi memainkan musik, sebagai contoh dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan menganalisa, dan kemampuan motorik. Mengutip dari Business Insider, berikut 6 hobi orang sukses dalam menghabiskan waktu:

1. Bermain catur

Permainan catur adalah permainan yang dimainkan oleh 2 orang dengan menggerakkan pion-pion di atas papan catur. Salah satu orang sukses yang hobi bermain catur adalah Richard Branson, pendiri Virgin Group.

Branson memiliki hobi bermain catur. Menurutnya, catur adalah permainan terbaik di dunia. “Catur menggabungkan aspek dari berbagai olahraga, seperti taktik, perencanaan, semangat, dan berani mengambil resiko," tambahnya.

2. Merajut

Hobi merajut selain menyenangkan, juga memiliki beberapa manfaat. Meryl Streep, aktris terkenal dunia mengakui hobi merajut bermanfaat sebagai terapi bagi dirinya.

“Buat aku, merajut adalah tempat untuk mengumpulkan segala pemikiranku dan berusaha memahami kehidupan ini, merajut seperti pembersihan pikiran,’” ujar Streep.

Selain Streep, banyak selebritis dan orang sukses lainnya yang gemar menghabiskan waktu luangnya dengan merajut, seperti Julia Roberts, Ryan Gosling, dan Christina Hendricks.

3. Melukis

Selain dapat menghasilkan uang tambahan dengan hasil melukis, melukis juga dipercaya dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan otak. Hal ini mungkin yang menjadi penyebab George W. Bush hobi melukis.

Mantan Presiden Amerika Serikat ini telah melukis lebih dari 50 anak anjing, berbagai pemandangan, dan kurang lebih 30 pemimpin dunia.

4. Memancing

Memancing di laut lepas tentu dapat menyegarkan tubuh dan pikiran. Larry Ellison juga menyukai kegiatan ini. Mantan Direktur Oracle ini mengakui bahwa hobi memancingnya telah dimulai sejak umur 22 tahun.

5. Membuat kue

Berkreasi dan memasak berbagai jenis kuliner tentunya kebahagiaan tersendiri. Marissa Mayer juga mengakui hal tersebut. Mayer suka sekali memanggang kue, dan membuat varian berbagai jenis kue. Uniknya, Direktur Yahoo ini tidak hanya sembarang membuat kue, tapi menganalisa proses pembuatan kuenya.

Dia terus berlatih membuat kue dan membuat berbagai laporan analisa tentang resep cupcake dan kue lainnya. “Hobi aku membantu aku dalam bekerja. Hobi ini membuat aku menemukan pandangan baru dan inovatif terhadap suatu hal.”

6. Jalan kaki

Hobi selain menyenangkan tentunya harus dapat memberikan manfaat terhadap tubuh dan otak. Untuk itu, Jack Dorsey memilih berjalan kaki sebagai hobinya. Dia yakin selain sehat, hobinya ini akan meningkatkan kemampuan otaknya.

Pendiri perusahaan Twitter ini mengakui berjalan kaki dapat membantunya untuk tetap fokus dan ingat terhadap tugasnya sehari-hari. (Aldo Lim/Ndw/rwp001)

Sumber : Liputan6.com

Rabu, 14 September 2016

Desa Ngadirejan Mewakili Pacitan Dalam Penilaian P2WKSS Tingkat Propinsi

Desa Ngadirejan Mewakili Pacitan Dalam Penilaian P2WKSS Tingkat Propinsi

Wartapacitan.com | PRINGKUKU - Desa Ngadirejan mewakili Kabupaten Pacitan dalam penilaian tingkat provinsi lomba Program terpadu peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS). Terpilihnya Desa Ngadirejan bukan tanpa alasan karena terbukti desa di Kecamatan Pringkuku itu memiliki potensi yang kuat dalam pemberdayaan kaum perempuan.

"Empat tahun saya pernah menjadi camat pringkuku dan saya yakin Desa Ngadirejan mampu menjadi yang terbaik," terang Bupati Indartato.

Menurut Bupati, program P2WKSS merupakan sebuah upaya meningkatkan sumber daya manusia menuju masyarakat sejahtera dengan motor penggerak kaum perempuan. Melalui program ini kaum perempuan tidak sekedar menjadi konco wingking namun juga lebih berdaya sehingga dapat menopang ekonomi rumah tangga. 

Diungkapkan Bupati Indartato saat ini penduduk miskin Pacitan masih 13,3 persen. Angka tersebut dapat ditekan jika semua komponen bergerak, termasuk, kaum perempuan.Apalagi, 10 persen dari 179 ribu kepala keluarga di Pacitan adalah perempuan. 

Sementara itu, Ketua tim verifikasi P2WKSS Provinsi Herawanta Ananda mengatakan, Desa Ngadirejan masuk pemantauan lapang setelah lolos dalam tahap penilaian administrasi. terdapat 12 indikator P2WKSS yang nantinya akan dipantau. Antara lain, Hukum dan HAM, Kesehatan, Pendidikan, Perindustrian dan KomInfo. Selanjutnya ada koperasi UMKM, Sosial, Pemberdayaan perempuan, Ketahanan Pangan, Narkoba serta PKK. 

"Perempuan hebat itu pasti maka dari itu, jika wanita berdaya kesejahteraan akan mengikutinya," terangnya seperti dikutip dari laman pacitankab.go.id. (riz/rwp001)