![]() |
| Waspada diare saat pergantian musim/ Foto : ilustrasi |
Wartapacitan.com | PACITAN – Data Dinas kesehatan (dinkes) Pacitan sepanjang Januari-April 2016 sudah ada 2.460 penderita diare. Rinciannya, 851 penderita pada bulan Januari, bulan Februari ada 672 penderita, 544 penderita tercatat pada bulan Maret dan April sudah ada 393 penderita.
Bambang Widjanarko Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Pacitan mengatakan mayoritas penderitanya adalah anak-anak. Karena anak-anak paling rentan serangan bakteri penyebab diare. Terutama dari makanan dan minuman yang kurang terjaga kebersihannya. Mengingat anak-anak kerap jajan sembarangan dan kurang pengawasan orangtua.
"Orangtua lebih memperhatikan kesehatan anak-anak. Kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan ketahanan tubuh menurun. Ditambah lagi, bakteri atau kuman penyebab penyakit lebih mudah menyebar lewat debu, air dan udara," jelasnya seperti dikutip dari laman radarmadiun.
Menurut dia, diare merupakan penyakit yang selalu ada sepanjang tahun. Jumlah penderitanya pun seringkali cukup banyak pada pergantian musim. Meskipun angka penderita cenderung menurun setiap tahun, namun sulit untuk mencapai nihil penderita. Bambang mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Terutama dalam hal penggunaan air bersih, cuci tangan dengan air bersih dan sabun, penggunaan jamban sehat dan pemberantasan jentik nyamuk. (her/yup/RWP001)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar